Pedagang Pasar Jembatan Lima Keluhkan Pungli

WartaoneNew.com/Jakarta, 15 Jan 2020

Sekitar 87 pedagang dari 119 pedagang yang ada di pasar tradisional Jembatan V mengeluhkan tingginya pungutan liar ( pungli ) diluar tarif resmi. Keluhan tersebut terungkap saat para pedagang bertatap muka dengan pihak pengelola pasar dalam hal ini PD. Pasar Jaya, Rabu siang ( 14/01/20 ). Selain keluhan pungli, para pedagang juga mempertanyakan perihal retribusi wajib yang di atur PD. Pasar Jaya. Mereka mengaku sejak beberapa tahun ke belakang, PD. Pasar Jaya tidak pernah melakukan pertemuan dan dialog dengan para pedagang. Pedagang juga meminta agar pihak pengelola lebih peka terhadap keluhan dan usulan dari para pedagang. Ke 119 pedagang yang ada itu mengaku, hampir setiap hari berbagai pungutan dilakukan oleh oknum- oknum preman maupun berseragam. Saat ditanyai mengenai besarnya pungutan, pedagang mengaku besarnya bervariasi hingga sehari bisa puluhan ribu.

Merespon keluhan tersebut, manager area 4 PD. Pasar Jaya Marnaek Manurung, S. Sos menyambut baik keluhan yang disampaikan para pedagang. Marnaek memandang hal ini patut dilakukan diluar rutinitas sehari hari untuk berdiskusi, komunikasi dua arah antara pedagang dan pengelola. Tentunya juga untuk kemajuan dan pengembangan usaha para pedagang itu sendiri. Mewakili pihak pengelola Marnaek juga memohon maaf dan mengakui kelalaian pengelola yang sudah lama tidak menggelar dialog dengan para pedagang.

Padahal secara berhubungan, antara pedagang denga pengelola adalah satu ikatan yang saling membutuhkan. Marnaek pun berjanji secepatnya akan membenahi pengelolaan dengan sistem terbaru dan mudah di mengerti. Melalui sosialisasi nanti mudah-mudahan pedagang bisa memahami dan mengerti. Apalagi para pedagang sudah memiliki buku tabungan yang dikelola PD. Pasar Jaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *