Aniaya Anak Majikan..ART Ditangkap Polisi

WartaoneNew.com/Jakarta, 09 Jan 2020

Sebuah video kekerasan seorang wanita asisten rumah tangga (ART) yang mengikat kaki-tangan dan membekap bocah anak majikannya, beredar viral di media sosial. Pelaku berinisial NV saat ini telah ditangkap polisi.

Kasus kekerasan ini terungkap setelah ibunda korban menyebarkan video tersebut di akun Facebooknya. Dalam aku tersebut, ibunda memajang foto pelaku dengan caption ‘Tolong tidak mempekerjakan orang ini, anak saya diperlakukan tidak pantas dan tidak layak, kiranya bapak, ibu, teman, saudara, om, tante dan siapapun yang telah melihat dan membaca dan mendapat info ini kiranya tidak mempekerjakan. Terima kasih’. Kapolres Jakarta Barat Kombes Audie Latuheru mengatakan, pihaknya menyelidiki kasus itu setelah mengetahui adanya video viral. Video itu sendiri tersebar viral sejak Selasa (7/1). Setelah begitu beritanya viral, tim kami dipimpin oleh Kasat Reskrim langsung pro aktif, kurang dari 6 jam pelaku tertangkap,” kata Kombes Audie kepada wartawan di Polres Jakarta Barat, Jl S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (8/1/2020). NV ditangkap di tempat persembunyiannya di kawasan Kosambi, Jakarta Barat pada Selasa (7/1) pukul 23.00 WIB. Saat ini dia berstatus sebagai tersangka.

Audie mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (9/12/2019) di rumah korban di kawasan Jakarta Barat. Namun, saat itu orang tua korban tidak melapor ke polisi.

Dalam rekaman video yang tersebar di media sosial, terlihat korban mengenakan kaus warna kuning duduk di atas kasur. Bocah tersebut terlihat menangis terisak. Tangan dan kakinya terikat, yang membuat bocah itu tidak berdaya untuk melakukan perlawanan.

Perempuan yang diduga seorang ART kemudian memarahinya. Tidak lama kemudian, dia membekap wajah bocah tersebut dengan secarik kertas.

Bocah malang itu tampak kesulitan bernapas. Pelaku kemudian melepas kertas itu dan memberikan sedikit lubang pada kertas dengan sebuah gunting.

Sumber : Humas Polres Jakbar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *